Apa Beda Gejala Depresi pada Remaja Perempuan dan Laki-laki?
Depresi pada remaja perempuan dan laki-laki biasanya terlihat dengan tanda yang berbeda, walau sama-sama bisa terasa berat, jadi penting mengenali polanya masing-masing supaya tidak ada yang terlewat.
Menurut Nenden Esty Nurhayati, Founder PT Kita Orang Biasa, kalau kamu pernah bertanya-tanya kenapa temanmu yang perempuan lebih sering terlihat menangis, sementara temanmu yang laki-laki justru lebih mudah marah saat sedang tidak baik-baik saja, ini bukan berarti salah satu lebih rentan. Caranya menunjukkan perasaan saja yang berbeda. Ia menekankan bahwa memahami perbedaan ini membantu kita semua lebih peka mengenali depresi pada siapa pun.
Di artikel ini, kamu akan belajar perbedaan tanda depresi antara perempuan dan laki-laki, serta cara menyikapinya.
Daftar Isi
- Kenapa Tanda Depresi Bisa Beda antara Perempuan dan Laki-laki? >
- Apa Bedanya Tanda Depresi Ini Kalau Dilihat dari Penelitian? >
- Mengapa Depresi pada Remaja Laki-laki Sering Tidak Disadari? >
- Bagaimana Cara Mengenali Depresi pada Diri Sendiri atau Temanmu? >
- Bagaimana Cara Mendukung Teman Sesuai Cara Dia Menunjukkan Perasaannya? >
- FAQ Depresi pada Remaja Perempuan dan Laki-laki >
- Kesimpulan >
Kenapa Tanda Depresi Bisa Beda antara Perempuan dan Laki-laki?
Tanda depresi bisa beda karena perempuan cenderung memendam perasaannya ke dalam diri, sedangkan laki-laki lebih sering menunjukkannya lewat perilaku ke luar.
Tinjauan dalam PMC (2025) menemukan bahwa remaja perempuan cenderung menunjukkan tanda seperti kelelahan, rasa percaya diri rendah, dan menangis lebih sering, sementara remaja laki-laki lebih sering terlihat gelisah dan bicara berlebihan.
Karena itu, depresi pada remaja laki-laki kadang lebih sulit dikenali karena tidak selalu tampak sebagai kesedihan yang jelas terlihat. Tinjauan yang sama juga mencatat bahwa remaja perempuan lebih sering mengalami depresi berat dan perilaku menyakiti diri dibanding remaja laki-laki.
Apa Bedanya Tanda Depresi Ini Kalau Dilihat dari Penelitian?
Beberapa penelitian sudah mencoba melihat tanda-tanda depresi yang lebih sering muncul pada masing-masing gender pada remaja.
| Lebih Sering pada Remaja Perempuan | Lebih Sering pada Remaja Laki-laki |
|---|---|
| Merasa bersalah dan menyalahkan diri sendiri | Kehilangan rasa senang pada hal yang disukai |
| Tidak puas dengan penampilan atau bentuk tubuh | Suasana hati buruk di pagi hari |
| Sulit tidur dan mudah lelah | Lelah yang muncul terutama di pagi hari |
| Sulit fokus dan menyelesaikan tugas | Perilaku yang lebih impulsif atau tanpa pikir panjang |
Menurut studi dalam PubMed, remaja perempuan dengan depresi lebih sering merasa bersalah, khawatir soal bentuk tubuh, dan sulit fokus, dibanding remaja laki-laki dengan depresi.
Mengapa Depresi pada Remaja Laki-laki Sering Tidak Disadari?
Depresi pada remaja laki-laki sering tidak disadari karena tandanya lebih mirip masalah perilaku, bukan kesedihan yang mudah dikenali.
- Mudah marah atau tersinggung dianggap sekadar sifat, bukan tanda depresi.
- Menarik diri dianggap sekadar suka menyendiri, bukan tanda ada masalah.
- Anggapan di masyarakat membuat laki-laki lebih jarang cerita soal perasaannya.
Akibatnya, orang di sekitar remaja laki-laki sering baru sadar setelah keadaannya sudah cukup berat.
Bagaimana Cara Mengenali Depresi pada Diri Sendiri atau Temanmu?
Mengenali depresi lebih cepat bisa membantumu maupun temanmu mendapat bantuan yang tepat sejak awal.
- Perhatikan perubahan pola tidur dan nafsu makan pada siapa pun, tanpa memandang laki-laki atau perempuan.
- Perhatikan apakah kesedihan tampak jelas, atau justru muncul dalam bentuk marah-marah.
- Jangan langsung menyimpulkan kondisi seseorang hanya dari tanda yang biasa dilihat.
- Tanyakan langsung dan jelas tentang perasaan yang sedang dia alami.
Catatan dari Nenden Esty Nurhayati, Founder PT Kita Orang Biasa: “Jangan terpaku pada satu gambaran saja. Setiap orang bisa menunjukkan campuran tanda yang berbeda-beda.“
Bagaimana Cara Mendukung Teman Sesuai Cara Dia Menunjukkan Perasaannya?
Mendukung teman sesuai caranya menunjukkan perasaan membuat dukunganmu lebih tepat dan lebih bermakna.
Catatan dari Nenden Esty Nurhayati, Founder PT Kita Orang Biasa: “Dukungan terbaik disesuaikan dengan cara temanmu menunjukkan perasaannya, bukan cara yang menurutmu paling umum.“
FAQ Depresi pada Remaja Perempuan dan Laki-laki
Kesimpulan
Depresi pada remaja perempuan dan laki-laki punya pola tanda yang berbeda, tapi keduanya sama-sama butuh perhatian yang serius dari orang di sekitarnya. Dengan memahami perbedaan ini, kamu bisa lebih peka mengenali tanda depresi pada dirimu sendiri maupun orang di sekitarmu, tanpa terpaku pada satu gambaran saja.
Yuk, Cerita Bersama Peluk Diri
Kalau kamu atau temanmu menunjukkan tanda-tanda yang dibahas di artikel ini, kamu tidak perlu menghadapinya sendirian.
Kamu bisa unduh aplikasi konsultasi psikologi Peluk Diri untuk bercerita dengan teman sebaya yang siap mendengarkan tanpa menghakimi. Jika kamu butuh pendampingan lebih terarah memahami kondisi ini, kamu juga bisa mengakses layanan konseling online Peluk Diri untuk mendapat dukungan yang lebih sesuai kebutuhanmu.
Kunjungi juga Peluk Diri untuk informasi kesehatan mental remaja lainnya. Yuk, bercerita sekarang!
Tentang Peninjau

Artikel ini disusun berdasarkan riset dan referensi terpercaya Peluk Diri. Seluruh artikel telah ditinjau oleh Kodariyah Nurhayat, S.Psi., M.Si., salah satu tim pakar Peluk Diri dengan latar belakang bidang psikologi dan kesehatan mental remaja.
Tentang Peluk Diri

Peluk Diri adalah platform kesehatan mental remaja di bawah PT Kita Orang Biasa yang memiliki konselor sebaya dan para psikolog profesional. Peluk Diri berfokus menyediakan dukungan emosional, edukasi psikologis, dan ruang bercerita bagi remaja usia 13โ18 tahun.
