Bagaimana Cara Membantu Diri Sendiri saat Overthinking Menyerang?
Cara membantu diri sendiri saat overthinking menyerang adalah dengan mengenali pemicunya, mengalihkan fokus, dan melatih diri menerima ketidakpastian, bukan dengan terus mencoba menemukan jawaban pasti atas setiap kekhawatiran.
Menurut Nenden Esty Nurhayati, Founder PT Kita Orang Biasa, overthinking sering muncul dari keinginan untuk merasa memegang kendali atas situasi yang sebenarnya tidak sepenuhnya bisa dikendalikan. Ia menekankan bahwa mengenali pola pikir ini adalah langkah awal untuk bisa menghentikannya.
Di artikel ini, kamu akan mempelajari penyebab overthinking serta cara membantu dirimu sendiri menghadapinya.
Daftar Isi
- Kenapa Otak Kita Sulit Berhenti Memikirkan Satu Hal Berulang? >
- Apa Perbedaan Berpikir Reflektif dan Overthinking yang Merugikan? >
- Bagaimana Cara Menghentikan Siklus Overthinking Saat Sedang Terjadi? >
- Mengapa Menuliskan Pikiran Bisa Membantu Meredakan Overthinking? >
- Kapan Sebaiknya Kamu Mencari Bantuan Profesional untuk Overthinking? >
- FAQ Cara Mengatasi Overthinking >
- Kesimpulan >
Kenapa Otak Kita Sulit Berhenti Memikirkan Satu Hal Berulang?
Otak sulit berhenti memikirkan satu hal berulang karena rumination sering dianggap sebagai cara untuk mencegah kesalahan di masa depan.
Menurut Mission Prep Healthcare, rumination adalah proses berpikir negatif berulang yang bisa mengganggu kualitas tidur dan memperburuk pola pikir negatif jika dibiarkan terus berlangsung.
Padahal, memikirkan ulang suatu kejadian berkali-kali jarang menghasilkan solusi baru, dan justru membuat pikiran semakin terjebak dalam siklus yang sama.
Sumber yang sama menjelaskan bahwa remaja yang meyakini pikirannya berbahaya atau perlu terus dikendalikan cenderung lebih mudah terjebak dalam pola rumination yang sulit dihentikan.
Apa Perbedaan Berpikir Reflektif dan Overthinking yang Merugikan?
Berpikir reflektif dan overthinking terlihat mirip, tapi memiliki dampak yang sangat berbeda terhadap kesehatan mentalmu.
| Berpikir Reflektif | Overthinking |
|---|---|
| Membantu menemukan pelajaran dan berakhir pada suatu kesimpulan | Pikiran terus berputar tanpa arah dan jarang menghasilkan penyelesaian nyata. |
| Membuat merasa lebih paham | Membuat semakin cemas |
| Punya batas waktu jelas | Bisa berlangsung berjam-jam tanpa henti |
Menurut Newport Institute, perbedaan mendasar antara overthinking dan rumination terletak pada dampaknya, di mana rumination cenderung terus-menerus, sulit dikendalikan, dan jarang berujung pada penyelesaian yang produktif.
Situasi sosial dan kejadian yang dianggap negatif sering menjadi pemicu utama munculnya rumination pada remaja, sehingga mengenali pemicu ini penting untuk langkah pencegahan selanjutnya.
Bagaimana Cara Menghentikan Siklus Overthinking Saat Sedang Terjadi?
Menghentikan siklus overthinking saat sedang terjadi bisa dilakukan lewat beberapa langkah sederhana yang membantu mengalihkan fokus pikiranmu.
- Sadari saat kamu mulai memikirkan hal yang sama berulang kali.
- Alihkan perhatian dengan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki.
- Tuliskan pikiranmu di kertas untuk mengeluarkannya dari kepala.
- Tetapkan waktu khusus untuk memikirkan kekhawatiran, lalu hentikan setelah waktu itu habis.
- Ajak dirimu bicara seolah sedang menasehati teman yang mengalami hal yang sama.
Catatan dari Nenden Esty Nurhayati, Founder PT Kita Orang Biasa: “Memberi batas waktu untuk merasa khawatir membantu otakmu belajar bahwa kekhawatiran itu tidak harus berlangsung sepanjang hari.”
Mengapa Menuliskan Pikiran Bisa Membantu Meredakan Overthinking?
Menuliskan pikiran bisa membantu meredakan overthinking karena memberi jarak antara dirimu dan pikiran yang berputar di dalam kepala.
Catatan dari Nenden Esty Nurhayati, Founder PT Kita Orang Biasa: “Menuliskan kekhawatiran seperti memindahkannya dari kepala ke kertas, sehingga terasa lebih ringan untuk dihadapi.“
Kapan Sebaiknya Kamu Mencari Bantuan Profesional untuk Overthinking?
Kamu sebaiknya mencari bantuan profesional ketika overthinking sudah mengganggu tidur, konsentrasi, atau aktivitas sehari-harimu secara nyata.
- Overthinking terjadi hampir setiap hari dan sulit dihentikan sendiri.
- Kondisi ini mulai memengaruhi nilai sekolah atau hubungan dengan orang lain.
Segera bicarakan kondisi ini dengan psikolog atau konselor sekolah jika sudah berlangsung dalam waktu lama dan sulit ditangani sendiri.
FAQ Cara Mengatasi Overthinking
Kesimpulan
Overthinking adalah kebiasaan berpikir yang bisa dikelola dengan mengenali pemicunya dan melatih cara mengalihkan fokus secara konsisten. Dengan menerapkan langkah kecil secara konsisten, kamu bisa mengurangi kebiasaan ini sekaligus menjaga kesehatan mentalmu tetap stabil.
Yuk, Cerita Bersama Peluk Diri
Kalau kamu sering terjebak dalam pikiran yang berputar tanpa henti dan butuh teman untuk bercerita, kamu tidak perlu menghadapinya sendirian.
Kamu bisa unduh aplikasi konseling online dari Peluk Diri untuk bercerita dengan teman sebaya yang siap mendengarkan tanpa menghakimi. Jika kamu butuh pendampingan lebih terarah mengelola overthinking, kamu juga bisa mengakses layanan konseling online Peluk Diri untuk mendapat dukungan yang lebih sesuai kebutuhanmu.
Kunjungi juga Peluk Diri untuk informasi kesehatan mental remaja lainnya.
Yuk, bercerita sekarang!
Tentang Peninjau

Artikel ini disusun berdasarkan riset dan referensi terpercaya Peluk Diri. Seluruh artikel telah ditinjau oleh Kodariyah Nurhayat, S.Psi., M.Si., salah satu tim pakar Peluk Diri dengan latar belakang bidang psikologi dan kesehatan mental remaja.
Tentang Peluk Diri

Peluk Diri adalah platform kesehatan mental remaja di bawah PT Kita Orang Biasa yang memiliki konselor sebaya dan para psikolog profesional. Peluk Diri berfokus menyediakan dukungan emosional, edukasi psikologis, dan ruang bercerita bagi remaja usia 13โ18 tahun.
