Kenapa Remaja Sering Sulit Mempertahankan Pertemanan dalam Jangka Panjang?
Remaja sering sulit mempertahankan pertemanan dalam jangka panjang karena masa remaja penuh dengan perubahan identitas, minat, dan lingkungan sosial, sehingga hubungan pertemanan pun ikut mengalami banyak pergeseran.
Menurut Nenden Esty Nurhayati, Founder PT Kita Orang Biasa, kamu mungkin pernah merasa sedih karena pertemanan yang dulu terasa dekat, perlahan menjauh tanpa sebab yang jelas. Ini bukan berarti ada yang salah denganmu atau temanmu, melainkan bagian alami dari proses tumbuh yang dialami banyak remaja. Ia menekankan bahwa memahami pola ini membantu kamu menghadapi perubahan pertemanan dengan lebih tenang.
Di artikel ini, kamu akan mempelajari kenapa pertemanan remaja rentan berubah, serta cara menjaga hubungan yang ingin kamu pertahankan.
Daftar Isi
- Kenapa Masa Remaja Menjadi Periode Rentan bagi Perubahan Pertemanan? >
- Apa Saja Faktor yang Membuat Pertemanan Remaja Mudah Merenggang? >
- Apa Dampak Ketidakstabilan Pertemanan terhadap Kesehatan Mental Remaja? >
- Bagaimana Cara Menjaga Pertemanan agar Tetap Bertahan dalam Jangka Panjang? >
- Apa yang Bisa Dilakukan Jika Sebuah Pertemanan Memang Harus Berubah? >
- Kapan Kesulitan Menjaga Pertemanan Perlu Dibicarakan dengan Konselor? >
- FAQ Pertemanan Jangka Panjang pada Remaja >
- Kesimpulan >
Kenapa Masa Remaja Menjadi Periode Rentan bagi Perubahan Pertemanan?
Masa remaja menjadi periode rentan bagi perubahan pertemanan karena remaja sedang aktif membentuk identitas diri, sehingga minat dan nilai yang dipegang bisa berubah cukup cepat.
Menurut Newport Academy, pertemanan remaja berfungsi sebagai โlatihanโ penting untuk mengembangkan keterampilan sosial, seperti empati dan merespons emosi orang lain, sehingga wajar jika sebagian pertemanan terasa naik turun.
Apa Saja Faktor yang Membuat Pertemanan Remaja Mudah Merenggang?
Faktor yang membuat pertemanan remaja mudah merenggang antara lain perbedaan minat yang mulai muncul, tekanan kelompok pertemanan, dan berkurangnya waktu bersama akibat kesibukan masing-masing.
Faktor-faktor ini adalah bagian wajar dari dinamika sosial remaja, bukan tanda bahwa pertemanan tersebut gagal sepenuhnya.
Apa Dampak Ketidakstabilan Pertemanan terhadap Kesehatan Mental Remaja?
Ketidakstabilan pertemanan bisa berdampak pada kesehatan mental remaja, karena berkurangnya dukungan sosial membuat remaja lebih sulit mengelola stres dan tantangan sehari-hari.
Sebuah penelitian yang dimuat di Allen et al. (2025) dalam jurnal PMC menemukan bahwa kesulitan membangun pertemanan dekat yang stabil pada masa remaja berkaitan dengan risiko jangka panjang terhadap kondisi emosional negatif di masa dewasa, sehingga kemampuan menjaga hubungan sejak remaja penting bagi kesehatan mental ke depannya.
Bagaimana Cara Menjaga Pertemanan agar Tetap Bertahan dalam Jangka Panjang?
Kamu bisa menjaga pertemanan agar tetap bertahan dengan membicarakan konflik secara terbuka, meluangkan waktu meski sibuk, dan menerima bahwa pertemanan bisa berubah bentuk tanpa harus berakhir.
- Bicarakan konflik atau kesalahpahaman secara terbuka, alih-alih membiarkannya menumpuk.
- Luangkan waktu untuk tetap terhubung, meski hanya lewat pesan singkat di tengah kesibukan.
- Terima bahwa pertemanan bisa berubah bentuk seiring waktu, tanpa harus dianggap gagal.
Menjaga pertemanan bukan berarti semuanya harus berjalan mulus, melainkan tentang kesediaan untuk terus berkomunikasi meski menghadapi perbedaan.
Catatan dari Nenden Esty Nurhayati, Founder PT Kita Orang Biasa: โPertemanan yang bertahan lama bukan yang tanpa konflik, melainkan yang berani membicarakan konfliknya.โ
Apa yang Bisa Dilakukan Jika Sebuah Pertemanan Memang Harus Berubah?
Kamu bisa menerima perubahan tersebut sebagai bagian dari pertumbuhan, sambil tetap membuka diri pada pertemanan baru yang lebih sesuai dengan dirimu saat ini.
- Terima bahwa merenggangnya pertemanan bukan selalu berarti ada pihak yang salah.
- Tetap terbuka pada pertemanan baru yang lebih sesuai dengan minat dan nilai dirimu saat ini.
Menerima perubahan ini membantumu melangkah maju tanpa terus terbebani oleh rasa bersalah yang tidak perlu.
Kapan Kesulitan Menjaga Pertemanan Perlu Dibicarakan dengan Konselor?
Kesulitan menjaga pertemanan perlu dibicarakan dengan konselor ketika perubahan pertemanan sudah memicu kesepian berkepanjangan atau memengaruhi keseharianmu secara signifikan.
Kalau tandanya sudah seperti ini, bicarakan dengan orang tua, guru, atau konselor.
FAQ Pertemanan Jangka Panjang pada Remaja
Kesimpulan
Kesulitan mempertahankan pertemanan jangka panjang adalah hal yang wajar dialami remaja, karena masa ini penuh dengan perubahan identitas dan lingkungan sosial. Dengan membicarakan konflik secara terbuka dan menerima bahwa perubahan adalah bagian alami dari pertumbuhan, kamu bisa menjaga pertemanan yang berarti sekaligus terbuka pada hubungan baru yang lebih sesuai.
Yuk, Cerita Bersama Peluk Diri
Kalau kamu sedang kesulitan menjaga pertemanan yang berarti bagimu, kamu tidak perlu menghadapinya sendirian. Kamu bisa unduh aplikasi konseling online Peluk Diri untuk bercerita dengan teman sebaya, atau mengakses layanan konseling online Peluk Diri untuk pendampingan yang lebih terarah.
Kunjungi juga Peluk Diri untuk informasi kesehatan mental remaja lainnya. Yuk, bercerita sekarang!
Tentang Peninjau

Artikel ini disusun berdasarkan riset dan referensi terpercaya Peluk Diri. Seluruh artikel telah ditinjau oleh Kodariyah Nurhayat, S.Psi., M.Si., salah satu tim pakar Peluk Diri dengan latar belakang bidang psikologi dan kesehatan mental remaja.
Tentang Peluk Diri

Peluk Diri adalah platform kesehatan mental remaja di bawah PT Kita Orang Biasa yang memiliki konselor sebaya dan para psikolog profesional. Peluk Diri berfokus menyediakan dukungan emosional, edukasi psikologis, dan ruang bercerita bagi remaja usia 13โ18 tahun.