Bagaimana Cara Mengenali Tanda-Tanda Berada dalam Hubungan yang Tidak Sehat?

Kamu bisa mengenali tanda-tanda hubungan yang tidak sehat lewat perilaku seperti kontrol berlebihan, kecemburuan tidak wajar, dan rasa tidak nyaman yang terus muncul saat bersama pasanganmu.

Menurut Nenden Esty Nurhayati, Founder PT Kita Orang Biasa, kamu mungkin pernah menganggap perhatian berlebihan dari pasangan sebagai tanda cinta, padahal itu bisa jadi tanda kontrol. Banyak remaja kesulitan membedakan keduanya karena belum banyak pengalaman menjalani hubungan. Ia menekankan bahwa mengenali tanda-tanda ini sejak dini membantu kamu melindungi diri dari hubungan yang merugikan.

Di artikel ini, kamu akan mempelajari kenapa red flag sering sulit dikenali, serta tanda-tanda hubungan yang tidak sehat.

Daftar Isi

Kenapa Remaja Sering Sulit Mengenali Tanda Hubungan yang Tidak Sehat?

Remaja sering sulit mengenali tanda hubungan yang tidak sehat karena bagian otak yang mengatur emosi berkembang lebih dulu dibanding bagian yang mengatur pertimbangan jangka panjang.

Menurut KY Counseling Partners, emosi yang kuat adalah hal wajar di masa remaja, sehingga hubungan yang intens bisa terasa sangat berarti meski sebenarnya tidak sehat. Kontrol yang dibingkai sebagai perhatian, seperti terus memantau lokasi atau pesan, sering dianggap romantis padahal itu tanda kontrol berlebihan.

Apa Saja Tanda Hubungan yang Tidak Sehat yang Perlu Kamu Waspadai?

Tanda hubungan yang tidak sehat yang perlu kamu waspadai antara lain kontrol berlebihan, kecemburuan yang tidak wajar, dan kurangnya rasa hormat terhadap pendapatmu.

Menurut Steps to Hope, beberapa tanda peringatan dalam hubungan remaja meliputi hal-hal berikut ini.

  • Kurangnya rasa hormat, seperti sering merendahkan atau meremehkan pendapatmu.
  • Perilaku mengontrol, seperti menentukan pakaianmu atau terus memeriksa ponselmu.
  • Membuatmu menjauh dari keluarga dan teman karena pasangan tidak menyukainya.
  • Kecemburuan berlebihan, seperti menuduhmu selingkuh tanpa bukti yang jelas.

Kalau kamu mengenali beberapa tanda ini dalam hubunganmu, itu sinyal penting untuk mulai mengevaluasi kembali hubungan tersebut.

Apa Bedanya Perhatian yang Sehat dan Kontrol yang Berbahaya?

Perhatian yang sehat memberi ruang bagimu untuk tetap mandiri, sedangkan kontrol yang berbahaya membuatmu merasa terus diawasi dan kehilangan kebebasan pribadi.

Menurut Emora Health, hubungan tidak sehat sering dimulai dengan tanda halus yang mudah diabaikan. Remaja terkadang salah mengartikan perilaku posesif sebagai kasih sayang, padahal itu berbeda jauh dari perhatian yang sehat.

Bagaimana Cara Menyikapi Hubungan yang Mulai Terasa Tidak Sehat?

Kamu bisa menyikapi hubungan yang mulai terasa tidak sehat dengan membicarakan kekhawatiranmu, menetapkan batasan yang jelas, dan mempertimbangkan mengakhiri hubungan jika pola ini terus berulang.

  1. Bicarakan kekhawatiranmu secara langsung kepada pasanganmu, jika kamu merasa aman melakukannya.
  2. Tetapkan batasan jelas terkait privasi dan waktu bersama teman atau keluarga.
  3. Pertimbangkan mengakhiri hubungan jika pola perilaku ini terus berulang meski sudah dibicarakan.

Kamu berhak merasa aman dan dihargai dalam hubungan apa pun, dan tidak perlu memaksakan diri bertahan demi menghindari konflik.

Nenden Esty Nurhayati, Founder PT Kita Orang Biasa pernah menyampaikan, “Cinta yang sehat tidak membuatmu merasa kecil. Itu justru membuatmu merasa lebih menjadi dirimu sendiri.”

Bagaimana Cara Mendukung Teman yang Berada dalam Hubungan yang Tidak Sehat?

Kamu bisa mendukung teman yang berada dalam hubungan yang tidak sehat dengan tetap hadir tanpa menghakimi, tanpa memaksanya segera mengakhiri hubungan tersebut.

  • Tetap hadir dan tidak menjauh, meski dia belum siap mengakhiri hubungannya.
  • Hindari memaksanya putus, karena tekanan justru bisa membuatnya semakin tertutup.

Kehadiranmu yang konsisten bisa menjadi dukungan penting saat temanmu akhirnya siap mengambil keputusan.

Kapan Situasi Ini Perlu Segera Melibatkan Orang Dewasa atau Konselor?

Situasi ini perlu segera melibatkan orang dewasa atau konselor ketika hubungan sudah mengarah pada kekerasan fisik, ancaman, atau kontrol yang membuatmu merasa tidak aman. Misalnya ketika:

  • Kamu pernah mengalami kekerasan fisik atau ancaman dari pasanganmu.
  • Kamu merasa takut setiap kali akan berpisah dengannya.

Kalau tandanya sudah seperti ini, segera bicarakan kondisi ini dengan orang tua, guru, atau konselor.

FAQ Hubungan yang Tidak Sehat pada Remaja

  • Apakah cemburu selalu berarti tanda hubungan tidak sehat?
    Tidak selalu. Cemburu ringan wajar terjadi, tapi jika berlebihan dan disertai kontrol, itu perlu diwaspadai.
  • Apakah aku harus langsung mengakhiri hubungan begitu menemukan satu red flag?
    Tidak selalu. Namun, penting untuk membicarakannya dan tetap waspada jika pola tersebut terus berulang.

Kesimpulan

Mengenali tanda-tanda hubungan yang tidak sehat sejak dini penting agar kamu bisa melindungi dirimu dari kontrol dan perilaku yang merugikan. Dengan memahami perbedaan perhatian yang sehat dan kontrol yang berbahaya, kamu bisa membangun hubungan yang membuatmu tetap merasa aman dan menjadi dirimu sendiri.

Yuk, Cerita Bersama Peluk Diri
Kalau kamu merasa hubunganmu mulai terasa tidak sehat, kamu tidak perlu menghadapinya sendirian.

Kamu bisa unduh aplikasi konseling online Peluk Diri untuk bercerita dengan teman sebaya, atau mengakses layanan konseling online Peluk Diri untuk pendampingan yang lebih terarah. Kunjungi juga Peluk Diri untuk informasi kesehatan mental remaja lainnya.

Yuk, bercerita sekarang!


Tentang Peninjau


Tentang Peluk Diri